Chat with us, powered by LiveChat
Bulu Tangkis

Jelang Indonesia Open 2019, Anthony Ginting dkk Jangan Sampai Sakit

single-image

Anthony Sinisuka Ginting dkk siap tempur menuju turnamen bulutangkis Indonesia Open 2019. Mereka diminta menjaga diri agar jangan sampai sakit atau cedera.

Tunggal putra pelatnas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menggeber persiapan sepanjang satu bulan menuju Indonesia Open 2019. Mereka bahkan memindahkan lokasi latihan ke Bali untuk mendapat suasana latihan baru menatap turnamen bulutangkis BWF level 1000 berhadiah total Rp 17 miliar mulai 16-21 Juli di Istora itu.

Kini, im asuhan Hendry Saputra Ho itu dalam kondisi siap mentas. Waktu sepekan yang tersisa sebelum hari pertandingan dimanfaatkan mereka untuk pemantapan dan jaga kondisi badan.

“Kami pokoknya sudah siap tempur. Satu pekan ini conditioning, ada sedikit pemantapan pemahaman juga soal lawan-lawan yang dihadapi nanti. Semoga dalam pekan ini semua pemain bisa mendapatkan hasil terbaik,” kata Hendry saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

“Saat ini, fisik pemain juga sudah oke. Di atas 80 persen lebih. Saya hanya menjaga agar jangan sampai cedera, sakit flu, batuk, atau otot ketarik dan terkilir di luar dari yang kami harapkan,” dia menambahkan.

Selain itu, Hendry juga meminta atletnya agar memperhatikan aspek-aspek yang membuat kesalahan sendiri ketika di lapangan.

“Setelah itu, tentu tinggal uji lagi mainnya bisa maksimal belum, apakah sudah bisa konsisten? Karena yang mesti diwaspadai adalah melakukan kesalahan sendiri dan cuma pemain yang bisa mengontrol itu,” ujar dia.

Sementara itu Jonatan dan Anthony Sinisuka Ginting ditantang untuk bicara banyak di Indonesia Open mulai 16-21 Juli di Istora, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. Berdasarkan drawing, Jonatan dan Anthony akan menjalani laga-laga yang relatif tak ringan.

Di babak pertama Indonesia Open 2019, boleh dibilang Jonatan akan bersua lawan yang di atas kertas lebih ringan, yakni wakil Denmark, Rasmus Gemke. Jika berhasil melaju ke babak kedua, barulah Jonatan bersua lawan yang relatif lebih berat.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like