Chat with us, powered by LiveChat
Tinju

Ngebet Juara Dunia, Luke Campbell Pakai Trik Vasiliy Lomachenko

single-image

LONDON – Luke Campbell mengambil pelajaran penting dalam karirnya setelah kalah dari juara dunia Kelas Ringan WBA, WBO, WBC Vasiliy Lomachenko. Petinju Inggris itu belajar beberapa trik bertarung Lomachenko yang akan dipakainya saat melawan penantang lainnya.

Campbell kalah angka mutlak dalam percobaan keduanya untuk meraih sabuk juara dunia Kelas Ringan. Sayang, peraih emas Olimpiade 2012 itu kalah hebat dari Lomachenko. Dia bahkan sempat terjatuh di ronde ke-11 di The O2 Arena, London, Inggris, Sabtu (31/8). “Aku belajar beberapa trik dari sana untuk diriku, dari Loma. Aku akan menambahkannya ke gaya tinjuku,’’ujar Campbell.

Seusai melawan Lomachenko, petinju 31 tahun itu belum memikirkan rencana pertarungan berikutnya. Dia ingin mengevaluasi lagi performanya saat melawan Lomachenko. “Aku tidak pergi ke mana-mana,’’kata Campbell. “Aku akan terus berlatih. Aku yakin bisa lebih baik dari performa saat itu,’’lanjunya.

Kekalahan ketiga dalam 23 karir bertinjunya tidak membuat Campbell surut langkah mewujudkan ambisi menjadi juara dunia. ’’Aku akan terus mengejar sabuk juara tersebut,’’ujarnya.

Dalam upaya pertama menjadi juara dunia, Campbell dikalahkan Jorge Linares dengan angka tipis dua tahun lalu. ’’Setelah kalah dari Linares dan Yvan Mendy, saya tidak mau membicarakannya karena aku membalasnya, (kekalahan dari Lomachenko] adalah yang pertama aku benar-benar dikalahkan dalam pertarungan perofesional,’’ungkapnya.’’Tidak ada alasan, Aku dikalahkan oleh orang yang lebih baik,’’lanjutnya.

Kendati banyak belajar dari kekalahan dalam pertarungan melawan Loma, Campbell tidak bisa menutupi rasa sakitnya.’’Secara emosi aku sakit kalau kalah. Kekalahan adalah sangat menyakitkan bagiku,’’tuturnya.

Setelah pertarungan 12 ronde, Campbell memuji penampilan Lomachenko.’’Seberapa bagus dia (Lomachenko)? Baiklah, dia mengalahkan Aku dengan sangat bagus. Dia petinju yang spesial, kita semua tahu dia petinju spesial. Sangat sulit menerapkan strategi bertarung ketika seseorang seperti itu berada di hadapanmu,’’ujarnya. “Seratus persen, dengan dukungan penonton malam ini, Aku bisa terus maju dan meraih semuanya. Malam ini, malamnya Lomachenko tapi waktuku akan tiba.’’

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like