Chat with us, powered by LiveChat
Sepakbola

Samuel Eto’o Gantung Sepatu

single-image

Samuel Eto’o Fils Kamerun, 10 Maret 1981; umur 38 tahun) adalah pemain sepak bola Kamerun yang bermain sebagai penyerang untuk Sampdoria dan sebelumnya untuk tim nasional Kamerun. Dia adalah pemain Afrika yang paling bersinar sepanjang masa setelah memenangkan rekor empat kali Pemain Terbaik Afrika: pada tahun 2003, 2004, 2005, dan 2010. Dia berada di urutan ketiga sebagai Pemain Terbaik Dunia FIFA pada tahun 2005.

Eto’o mencetak lebih dari 100 gol dalam lima musim bersama Barcelona, dan juga pemegang rekor jumlah penampilan terbanyak oleh pemain Afrika di La Liga.Pada tahun 2010, ia menjadi pemain pertama yang memenangkan dua treble Eropa kontinental secara bergantian antara prestasi Barcelona dan Inter Milan. Dia adalah pemain kedua yang pernah mencetak gol di dua final terpisah Liga Champions dan pemain keempat, setelah Marcel Desailly, Paulo Sousa, dan Gerard Pique, yang telah memenangkan Liga Champions dua tahun berturut-turut dengan tim yang berbeda.

Samuel Eto’o sudah memutuskan untuk pensiun dari sepakbola. Dia menggantung sepatu di usia 38 tahun, setelah 22 tahun berkarier sebagai pesepakbola.

Lewat Instagram pribadinya, Setoo9, Eto’o mengumumkan keputusannya itu. “Selesai. Menuju tantangan baru. Terima kasih semua, banyak cinta untukmu,” kata Eto’o dalam unggahan fotonya.

Eto’o memulai karier profesional bersama Real Madrid di 1997. Bersama El Real, dia tak banyak mendapatkan waktu bermain.

Bersama Mallorca, Eto’o menunjukkan potensi besarnya. Dalam 120 laga, dia membukukan 48 gol. Satu gelar Copa del Rey diraih bersama Mallorca pada musim 2002/2003. Dengan penampilan okenya itu, Barcelona mau memboyongnya pada musim 2004/2005.

Bersama tim Catalan, Eto’o menghabiskan sebanyak lima musim. Dia memenangi sebanyak delapan trofi. Termasuk dua gelar Liga Champions.

Selepas dari Barca, Eto’o pindah ke Inter Milan pada musim 2009/2010. Pada musim pertamanya bersama Nerazzurri, Eto’o memenangi treble.

Selama lebih dari dua dasawarsa menjadi pesepakbola, Eto’o memperkuat sebanyak 13 klub. Qatar SC menjadi klub terakhir pria asal Kamerun itu.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like